Program Keahlian

Eksplorasi berbagai pilihan program keahlian unggulan yang dirancang untuk membekali Anda dengan kompetensi dan keterampilan siap kerja di era industri modern.

Desain Komunikasi Visual
DKV

Desain Komunikasi Visual

Desain Komunikasi Visual (DKV) merupakan salah satu kompetensi keahlian di SMKN 1 Gunungguruh yang mempersiapkan peserta didik menjadi tenaga kreatif yang kompeten dalam bidang desain, komunikasi visual, dan industri kreatif sesuai dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA). Program keahlian DKV membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan dalam desain grafis, ilustrasi, fotografi, videografi, tipografi, branding, desain publikasi, multimedia, serta produksi konten visual. Peserta didik diarahkan untuk mampu mengembangkan ide dan gagasan menjadi karya visual yang komunikatif, kreatif, estetis, dan memiliki nilai guna. KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN Peserta didik Desain Komunikasi Visual dibekali kemampuan untuk: 1. Memahami dasar-dasar desain dan prinsip komunikasi visual. 2. Mengembangkan konsep dan ide kreatif menjadi karya visual. 3. Menguasai prinsip layout, komposisi, warna, tipografi, dan ilustrasi. 4. Membuat desain identitas visual dan branding. 5. Membuat berbagai media publikasi seperti poster, brosur, banner, dan media promosi. 6. Mengembangkan kemampuan ilustrasi secara manual maupun digital. 7. Melakukan fotografi untuk kebutuhan komunikasi visual. 8. Melakukan produksi dan penyuntingan video. 9. Membuat konten visual untuk media digital dan media sosial. 10. Menggunakan perangkat lunak desain grafis dan multimedia sesuai kebutuhan produksi. 11. Menerapkan prinsip kerja profesional, kreativitas, ketelitian, dan manajemen proyek. 12. Menerapkan hak cipta, etika profesi, serta keselamatan dan kesehatan kerja dalam proses produksi. PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DAN INDUSTRI KREATIF Pembelajaran DKV menekankan pada praktik, kreativitas, eksplorasi ide, dan produksi karya nyata. Peserta didik tidak hanya mempelajari teori desain, tetapi juga terlibat dalam proses penciptaan karya mulai dari riset, pengembangan konsep, perancangan, produksi, revisi, hingga presentasi karya. Melalui pembelajaran berbasis proyek, peserta didik dapat menghasilkan berbagai produk kreatif seperti identitas merek, poster, ilustrasi, fotografi, video, konten media sosial, desain kemasan, dan media promosi. Proses pembelajaran juga membangun karakter kerja yang dibutuhkan di industri kreatif, seperti kreatif, disiplin, komunikatif, mampu bekerja dalam tim, terbuka terhadap kritik, mampu memenuhi tenggat waktu, dan bertanggung jawab terhadap hasil karya. PENGALAMAN DUNIA KERJA Peserta didik memperoleh pengalaman melalui kegiatan praktik di sekolah dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dunia usaha dan dunia industri. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk mengenal proses kerja profesional di bidang desain dan industri kreatif serta memahami kebutuhan dan standar produksi yang berlaku di dunia kerja. PROSPEK LULUSAN Lulusan Desain Komunikasi Visual memiliki peluang untuk berkarier di berbagai bidang industri kreatif, antara lain: Graphic Designer • Illustrator • Layout Designer • Branding Designer • Content Creator • Social Media Designer • Photographer • Videographer • Video Editor • Motion Graphic Designer • UI/Visual Designer • Advertising • Wirausaha Industri Kreatif Lulusan juga dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada bidang Desain Komunikasi Visual, Desain Grafis, Seni Rupa, Multimedia, Periklanan, Film dan Televisi, serta bidang kreatif lainnya. PROFIL LULUSAN Lulusan DKV SMKN 1 Gunungguruh diharapkan menjadi individu yang kreatif, inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu berkomunikasi secara visual, serta memiliki kompetensi dan etos kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri kreatif. Dengan bekal keterampilan desain dan pengalaman menghasilkan karya nyata, lulusan DKV diharapkan mampu siap bekerja, melanjutkan pendidikan, maupun membangun usaha di bidang industri kreatif secara mandiri. DESAIN KOMUNIKASI VISUAL SMKN 1 GUNUNGGURUH Kreatif • Komunikatif • Inovatif • Adaptif • Siap Berkarya

Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan
DPIB

Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan

Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) merupakan salah satu kompetensi keahlian di SMKN 1 Gunungguruh yang mempersiapkan peserta didik menjadi tenaga kerja terampil dan kompeten di bidang perencanaan, perancangan, pemodelan, serta pelaksanaan konstruksi bangunan sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA). Program keahlian DPIB membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan dalam gambar teknik, perencanaan bangunan, pemodelan bangunan berbasis komputer, perhitungan konstruksi, estimasi biaya, serta penyusunan dokumen perencanaan bangunan. Pembelajaran mengintegrasikan teori dan praktik dengan memanfaatkan teknologi digital dalam proses perancangan dan pemodelan. Peserta didik dilatih untuk mampu menghasilkan gambar dan model bangunan yang akurat, sistematis, estetis, dan sesuai dengan standar teknis. KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN Peserta didik DPIB dibekali kemampuan untuk: 1. Memahami dan menerapkan prinsip dasar gambar teknik bangunan. 2. Membuat gambar kerja bangunan secara manual maupun menggunakan perangkat lunak. 3. Membaca dan memahami gambar konstruksi. 4. Membuat gambar denah, tampak, potongan, dan detail bangunan. 5. Melakukan pemodelan bangunan berbasis komputer. 6. Memahami dasar-dasar perencanaan struktur dan konstruksi bangunan. 7. Melakukan perhitungan dasar kebutuhan material dan pekerjaan konstruksi. 8. Menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) bangunan. 9. Memahami dasar-dasar pengukuran dan survei bangunan. 10. Menggunakan teknologi digital dalam proses desain dan pemodelan bangunan. 11. Menerapkan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam pekerjaan konstruksi. PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI Seiring berkembangnya teknologi di bidang konstruksi, pembelajaran DPIB diarahkan pada pemanfaatan Computer-Aided Design (CAD) dan teknologi pemodelan bangunan digital. Peserta didik dilatih untuk mengembangkan kemampuan desain dan pemodelan secara sistematis sehingga mampu menghasilkan dokumen perencanaan yang dapat digunakan sebagai dasar dalam proses pembangunan. Pembelajaran berbasis proyek memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan sebuah rancangan bangunan mulai dari konsep, gambar kerja, pemodelan, perhitungan kebutuhan, hingga penyusunan dokumen perencanaan. PENGALAMAN DUNIA KERJA Peserta didik memperoleh pengalaman praktik melalui kegiatan pembelajaran di sekolah dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dunia usaha dan dunia industri. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung mengenai proses kerja di bidang perencanaan dan konstruksi serta mengenalkan peserta didik pada standar, prosedur, dan budaya kerja profesional. PROSPEK LULUSAN Lulusan DPIB memiliki peluang untuk berkarier di berbagai bidang, antara lain: Drafter Bangunan • Drafter Arsitektur • Drafter Struktur • Estimator • Surveyor • Teknisi Bangunan • Pengawas Konstruksi • Konsultan Perencana • Kontraktor • Wirausaha Bidang Konstruksi Lulusan juga dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada bidang Arsitektur, Teknik Sipil, Teknik Bangunan, Perencanaan Wilayah dan Kota, serta bidang terkait lainnya. PROFIL LULUSAN Lulusan DPIB SMKN 1 Gunungguruh diharapkan menjadi tenaga kerja yang kompeten, kreatif, teliti, mampu menggunakan teknologi digital, serta memiliki kemampuan berpikir sistematis dalam merancang dan memecahkan permasalahan di bidang bangunan. Dengan bekal kompetensi teknis dan karakter kerja yang baik, lulusan DPIB diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi konstruksi, siap memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, maupun mengembangkan usaha secara mandiri. DESAIN PEMODELAN DAN INFORMASI BANGUNAN SMKN 1 GUNUNGGURUH Kreatif • Presisi • Inovatif • Kompeten • Siap Berkarya

Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi
TJKT

Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi

Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) merupakan salah satu kompetensi keahlian di SMKN 1 Gunungguruh yang mempersiapkan peserta didik menjadi tenaga kerja yang kompeten di bidang teknologi informasi, jaringan komputer, dan telekomunikasi sesuai dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA). Program keahlian TJKT membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan dalam perakitan dan perawatan komputer, instalasi dan konfigurasi jaringan, administrasi jaringan, keamanan jaringan, teknologi server, jaringan nirkabel, serta dasar-dasar telekomunikasi. Pembelajaran dilaksanakan dengan mengintegrasikan teori dan praktik melalui kegiatan pembelajaran berbasis proyek dan penyelesaian masalah. Peserta didik diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan teknis sekaligus membangun karakter kerja seperti disiplin, ketelitian, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah. KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN Peserta didik Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi dibekali kemampuan untuk: 1. Merakit, melakukan instalasi, dan melakukan perawatan komputer. 2. Memahami dasar-dasar sistem operasi dan perangkat komputer. 3. Merancang dan membangun jaringan komputer. 4. Melakukan instalasi dan konfigurasi jaringan LAN dan WLAN. 5. Melakukan konfigurasi perangkat jaringan seperti router, switch, dan access point. 6. Melakukan administrasi dan pemeliharaan jaringan. 7. Memahami teknologi server dan layanan jaringan. 8. Menerapkan dasar-dasar keamanan jaringan. 9. Melakukan troubleshooting perangkat dan jaringan komputer. 10. Memahami dasar-dasar teknologi telekomunikasi dan komunikasi data. 11. Menerapkan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam pekerjaan bidang teknologi informasi dan jaringan. PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI Sejalan dengan perkembangan transformasi digital, pembelajaran TJKT diarahkan agar peserta didik mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Peserta didik tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga melakukan praktik secara langsung dalam membangun, mengonfigurasi, mengelola, menguji, dan memperbaiki jaringan komputer. Pembelajaran berbasis proyek mendorong peserta didik untuk menghasilkan produk atau solusi nyata, sehingga kompetensi yang diperoleh dapat diterapkan dalam lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari. PENGALAMAN DUNIA KERJA Peserta didik memperoleh pengalaman melalui praktik di lingkungan sekolah serta kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dunia usaha dan dunia industri. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik dapat mengenal secara langsung budaya kerja, standar operasional, teknologi yang digunakan, serta tuntutan profesional di bidang teknologi informasi dan jaringan. PROSPEK LULUSAN Lulusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi memiliki peluang untuk berkarier di berbagai bidang, antara lain: Teknisi Jaringan • Network Administrator • Teknisi Komputer • IT Support • Teknisi Telekomunikasi • Teknisi Fiber Optic • System Administrator • Teknisi CCTV • Helpdesk • Wirausaha Bidang IT Lulusan juga memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada bidang Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Teknik Komputer, Telekomunikasi, dan bidang terkait lainnya. PROFIL LULUSAN Lulusan TJKT SMKN 1 Gunungguruh diharapkan menjadi tenaga kerja yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu memecahkan masalah, memiliki etos kerja dan karakter yang baik, serta siap bersaing di dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri. TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI SMKN 1 GUNUNGGURUH Terampil • Inovatif • Adaptif • Kompeten • Siap Menghadapi Era Digital

Teknik Kendaraan Ringan
TKR

Teknik Kendaraan Ringan

Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMKN 1 Gunungguruh merupakan program keahlian yang mempersiapkan peserta didik menjadi tenaga profesional di bidang otomotif yang kompeten, berkarakter, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi kendaraan modern. Pembelajaran dirancang secara seimbang antara teori dan praktik melalui kegiatan di ruang kelas, bengkel praktik, dan dunia kerja. Peserta didik dibekali kemampuan untuk melakukan pemeriksaan, perawatan berkala, diagnosis kerusakan, perbaikan, hingga pengujian kendaraan ringan sesuai standar industri. ### Kompetensi yang Dipelajari * Perawatan dan perbaikan mesin kendaraan (Engine). * Sistem pemindah tenaga (kopling, transmisi, dan diferensial). * Sistem kemudi, suspensi, dan pengereman. * Sistem kelistrikan bodi dan engine. * Teknologi kendaraan berbasis elektronik (Electronic Fuel Injection/EFI). * Penggunaan alat ukur, special service tools (SST), dan peralatan bengkel. * Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta budaya kerja industri (5R). ### Keunggulan Program * Pembelajaran berbasis praktik dan proyek (Project-Based Learning). * Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). * Pembinaan karakter, disiplin, dan etos kerja sesuai budaya industri. * Didukung guru yang kompeten serta pembelajaran yang mengikuti perkembangan teknologi otomotif. * Mendorong peserta didik memiliki keterampilan teknis sekaligus kemampuan komunikasi, kerja sama, dan pemecahan masalah. ### Prospek Lulusan Lulusan Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan memiliki peluang berkarier sebagai: * Mekanik di bengkel resmi maupun bengkel umum. * Teknisi kendaraan ringan. * Service Advisor. * Quality Control (QC). * Teknisi armada (fleet maintenance). * Wirausaha di bidang jasa perawatan dan perbaikan kendaraan. * Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada bidang teknik dan otomotif. SMKN 1 Gunungguruh berkomitmen mencetak lulusan yang **berkompeten, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan**, sehingga mampu bersaing di dunia kerja pada era industri modern. Agar website sekolah terlihat lebih profesional, saya juga menyarankan setiap jurusan memiliki format yang seragam, misalnya: 1. Deskripsi singkat. 2. Profil lulusan. 3. Kompetensi yang dipelajari. 4. Fasilitas praktik. 5. Kegiatan unggulan. 6. Mitra industri (DUDI). 7. Prestasi. 8. Peluang kerja dan studi lanjut.

Teknik Pemesinan
Mesin

Teknik Pemesinan

Teknik Pemesinan (TP) merupakan salah satu kompetensi keahlian unggulan di SMKN 1 Gunungguruh yang mempersiapkan peserta didik menjadi tenaga kerja terampil, kompeten, dan berkarakter sesuai kebutuhan Dunia Kerja dan Dunia Industri (DUDI). Jurusan Teknik Pemesinan menjadi bagian dari pengembangan SMK Pusat Keunggulan (SMK PK). Pada Tahun 2024, SMKN 1 Gunungguruh ditetapkan sebagai pelaksana Program SMK Pusat Keunggulan Skema Reguler Lanjutan, dengan pengembangan pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan kualitas dan relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. (Scribd⁠) Sebagai bagian dari bidang Teknologi Manufaktur dan Rekayasa, Teknik Pemesinan membekali peserta didik dengan kompetensi di bidang gambar teknik, pengukuran, proses pemesinan, pengoperasian mesin perkakas, CNC, perawatan mesin, pengendalian kualitas, serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pembelajaran dilaksanakan dengan mengintegrasikan teori dan praktik, sehingga peserta didik tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memiliki pengalaman dalam menyelesaikan pekerjaan pemesinan sesuai prosedur, standar kualitas, dan budaya kerja industri. KEUNGGULAN TEKNIK PEMESINAN Sebagai bagian dari program SMK Pusat Keunggulan, pembelajaran Teknik Pemesinan diarahkan untuk: * Meningkatkan kompetensi teknis sesuai kebutuhan industri. * Menguatkan keterampilan praktik melalui pembelajaran berbasis proyek. * Menerapkan budaya kerja industri dalam proses pembelajaran. * Mengembangkan kemampuan menggunakan mesin dan peralatan pemesinan. * Meningkatkan kemampuan membaca gambar teknik dan melakukan pengukuran presisi. * Mengenalkan dan mengembangkan kompetensi pada teknologi CNC. * Menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3). * Mengembangkan karakter kerja berupa disiplin, ketelitian, tanggung jawab, kerja sama, dan orientasi terhadap kualitas. * Memperkuat keterkaitan pembelajaran dengan kebutuhan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA). KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN Peserta didik Teknik Pemesinan dibekali kemampuan untuk: 1. Membaca dan memahami gambar teknik. 2. Menggunakan berbagai alat ukur teknik dengan tepat dan teliti. 3. Mengoperasikan mesin bubut. 4. Mengoperasikan mesin frais. 5. Mengoperasikan mesin gerinda dan mesin perkakas lainnya. 6. Melaksanakan proses pemesinan sesuai prosedur kerja. 7. Memahami dasar-dasar dan pengoperasian mesin CNC. 8. Melakukan pemeriksaan kualitas hasil pemesinan. 9. Melaksanakan perawatan dasar mesin dan peralatan. 10. Menerapkan prinsip K3 dan budaya kerja industri. PENGALAMAN DUNIA KERJA Peserta didik mendapatkan pengalaman belajar melalui kegiatan praktik di bengkel sekolah serta Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dunia industri. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengembangkan keterampilan teknis sekaligus membentuk sikap dan budaya kerja yang dibutuhkan di lingkungan industri. PROSPEK LULUSAN Lulusan Teknik Pemesinan memiliki peluang untuk bekerja di berbagai bidang, antara lain: Manufaktur • Fabrikasi • Pemesinan • Otomotif • Maintenance • Konstruksi • Industri Komponen • Produksi • Quality Control Selain bekerja di industri, lulusan juga dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun mengembangkan wirausaha di bidang jasa pemesinan dan manufaktur. PROFIL LULUSAN Lulusan Teknik Pemesinan SMKN 1 Gunungguruh diharapkan menjadi tenaga kerja yang kompeten, terampil, disiplin, teliti, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memenuhi tuntutan dunia kerja dan menciptakan peluang usaha secara mandiri. TEKNIK PEMESINAN SMKN 1 GUNUNGGURUH Terampil • Teliti • Disiplin • Kompeten • Siap Industri

Teknik Sepeda Motor
TSM

Teknik Sepeda Motor

Teknik Sepeda Motor (TSM) merupakan salah satu kompetensi keahlian di SMKN 1 Gunungguruh yang mempersiapkan peserta didik menjadi tenaga kerja terampil dan kompeten di bidang teknologi dan perawatan sepeda motor, sesuai dengan perkembangan teknologi otomotif serta kebutuhan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA). Program keahlian TSM membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan dalam perawatan dan perbaikan mesin sepeda motor, sistem kelistrikan, sistem bahan bakar, sistem pemindah tenaga, sistem pengereman, sistem kemudi dan suspensi, serta teknologi sepeda motor modern. Pembelajaran dilaksanakan dengan mengintegrasikan teori dan praktik melalui kegiatan praktik bengkel, pembelajaran berbasis proyek, serta pemecahan masalah. Peserta didik dilatih untuk mampu melakukan pemeriksaan, diagnosis, perawatan, dan perbaikan sepeda motor sesuai dengan prosedur kerja, standar teknis, dan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN Peserta didik Teknik Sepeda Motor dibekali kemampuan untuk: 1. Memahami prinsip kerja dan konstruksi sepeda motor. 2. Melakukan pemeriksaan dan perawatan berkala sepeda motor. 3. Melakukan perawatan dan perbaikan mesin sepeda motor. 4. Memahami dan menangani sistem bahan bakar, termasuk teknologi injeksi. 5. Melakukan perawatan dan perbaikan sistem pemindah tenaga. 6. Melakukan perawatan sistem rem, roda, ban, kemudi, dan suspensi. 7. Memahami serta melakukan perawatan sistem kelistrikan sepeda motor. 8. Melakukan diagnosis gangguan pada sepeda motor menggunakan peralatan yang sesuai. 9. Menggunakan alat ukur dan peralatan bengkel dengan tepat. 10. Memahami perkembangan teknologi sepeda motor, termasuk teknologi elektronik dan sistem injeksi. 11. Menerapkan prosedur K3 dan budaya kerja industri dalam kegiatan praktik. PEMBELAJARAN BERBASIS PRAKTIK Pembelajaran TSM menekankan keseimbangan antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja. Peserta didik mendapatkan pengalaman langsung melalui kegiatan praktik di bengkel sekolah dengan menggunakan berbagai peralatan dan unit sepeda motor sebagai media pembelajaran. Melalui pembelajaran berbasis praktik dan proyek, peserta didik dilatih untuk melakukan proses kerja secara sistematis, mulai dari identifikasi masalah, pemeriksaan, diagnosis, perbaikan, pengujian, hingga evaluasi hasil pekerjaan. Peserta didik juga dibiasakan menerapkan budaya kerja industri seperti disiplin, ketelitian, kebersihan, tanggung jawab, keselamatan kerja, kerja sama, dan pelayanan yang baik. PENGALAMAN DUNIA KERJA Peserta didik memperoleh pengalaman melalui kegiatan praktik di bengkel sekolah dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dunia usaha dan dunia industri. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengenal secara langsung lingkungan kerja, standar pelayanan, penggunaan peralatan profesional, serta perkembangan teknologi otomotif yang diterapkan di industri. PROSPEK LULUSAN Lulusan Teknik Sepeda Motor memiliki peluang untuk berkarier di berbagai bidang, antara lain: Teknisi Sepeda Motor • Mekanik Bengkel • Teknisi Servis • Teknisi Kelistrikan • Teknisi Injeksi • Service Advisor • Teknisi Maintenance • Wirausaha Bengkel • Pengusaha Suku Cadang dan Aksesori Selain memasuki dunia kerja, lulusan juga dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada bidang Teknik Otomotif, Teknik Mesin, Pendidikan Teknik Otomotif, dan bidang terkait lainnya. PROFIL LULUSAN Lulusan Teknik Sepeda Motor SMKN 1 Gunungguruh diharapkan menjadi tenaga kerja yang terampil, kompeten, disiplin, teliti, bertanggung jawab, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi otomotif. Dengan bekal kompetensi teknis dan karakter kerja yang baik, lulusan TSM diharapkan siap memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, maupun membangun dan mengembangkan usaha di bidang jasa perawatan dan perbaikan sepeda motor. TEKNIK SEPEDA MOTOR SMKN 1 GUNUNGGURUH Terampil • Teliti • Profesional • Kompeten • Siap Industri